MATALENSAINDONESIA, Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata. Upaya ini dilakukan melalui dua program utama: pelatihan digital marketing dan uji sertifikasi kompetensi.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menyampaikan bahwa pelatihan digital marketing ditujukan bagi berbagai pelaku pariwisata, termasuk pengelola hotel, destinasi wisata, tour guide, hingga pelaku UMKM.
“Tujuannya agar mereka mampu membuat konten promosi yang menarik di media sosial sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan maupun pembeli produk lokal. Kalau konten promosinya tidak menarik, orang jadi enggan untuk berkunjung atau membeli. Makanya, kita latih mereka bagaimana cara membuat konten yang bisa membuat orang tertarik,” jelas Adiansyah, Minggu (5/10/2025).

Selain pelatihan, Dispar juga secara rutin menggelar uji sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja di sektor pariwisata, mulai dari karyawan hotel, tour guide, tour leader, hingga pelaku usaha perjalanan wisata.
Dalam proses uji kompetensi, para peserta diuji langsung oleh asesor sesuai bidang masing-masing. Jika dinyatakan lulus, mereka akan mendapatkan sertifikat yang berlaku se-Asia dan dikeluarkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Adiansyah menambahkan, sebanyak 100 orang telah mengikuti program ini, dengan rincian 50 orang peserta pelatihan digital marketing dan 50 orang peserta sertifikasi kompetensi.
Ia menilai kualitas SDM pariwisata di Bandar Lampung sudah cukup baik, namun tetap perlu ditingkatkan agar seluruh tenaga kerja memiliki standar yang diakui secara nasional maupun regional.
“Harapan kita dengan adanya pelatihan dan sertifikasi ini, pelayanan kepada wisatawan bisa semakin baik. Karena dengan standar yang sudah diakui Asia, diharapkan jumlah kunjungan ke Kota Bandar Lampung juga terus meningkat,” tutupnya optimis.(*)











































