MATALENSAINDONESIA, LAMPUNG SELATAN – Memasuki periode angkutan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni mencatatkan tren penurunan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang menuju Pulau Jawa pada periode H-4 dan H-3.
Berdasarkan data yang dihimpun, penurunan terlihat signifikan jika membandingkan aktivitas penyeberangan antara Minggu (21/12) dan Senin (22/12). General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengungkapkan bahwa pada H-4 (Minggu), total penumpang mencapai 38.658 orang. Namun, pada H-3 (Senin), angka tersebut turun menjadi 35.759 orang.
“Pada H-3 kemarin, kami mengoperasikan 33 unit kapal dengan total 108 trip. Ada penurunan jumlah penumpang baik pejalan kaki maupun penumpang di dalam kendaraan dibandingkan hari sebelumnya,” jelas Partogi Tamba, Selasa (23/12).
Statistik Kendaraan
Penurunan tidak hanya terjadi pada jumlah manusia, tetapi juga pada volume kendaraan. Pada H-4, tercatat sebanyak 4.050 unit kendaraan roda empat yang menyeberang, sementara pada H-3 jumlahnya menyusut menjadi 3.443 unit. Hal yang sama terjadi pada kendaraan roda dua, dari 994 unit pada H-4 menjadi 741 unit pada H-3.
Meski demikian, aktivitas logistik yang menggunakan truk atau kendaraan besar justru mengalami sedikit peningkatan, yakni dari 3.170 unit pada H-4 menjadi 3.447 unit pada H-3.
Diskon Tarif untuk Pengguna Jasa
Guna meningkatkan layanan dan meringankan beban biaya perjalanan masyarakat selama libur Nataru, ASDP secara resmi menggulirkan program diskon tarif sebesar 15 persen. Potongan harga ini berlaku bagi layanan di dermaga eksekutif maupun reguler untuk rute penyeberangan Bakauheni–Merak dan sebaliknya.
“Program diskon 15 persen ini berlangsung selama 16 hari, terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sesuai dengan arahan pemerintah pusat,” tambah Partogi.
Pihak ASDP menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik serta memastikan perjalanan masyarakat selama Nataru berlangsung lebih aman, nyaman, dan terjangkau.
Dengan kondisi arus yang terpantau melandai, ASDP Cabang Bakauheni optimistis dapat terus menjaga kelancaran arus penyeberangan tanpa adanya penumpukan yang berarti di area pelabuhan.












































