MATALENSAINDONESIA, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mencatat kabar positif dari sektor investasi. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), realisasi investasi di Kota Tapis Berseri hingga triwulan II atau semester pertama tahun 2025 telah mencapai Rp2.375.703.749.986.
Capaian ini menunjukkan sinyal positif karena sudah menyentuh 86,61 persen dari target investasi tahunan yang ditetapkan sebesar Rp2.743.000.000.000.
Jf Madya Penanaman Modal DPMPTSP, Alinda Wati, menyampaikan bahwa pencapaian ini menegaskan optimisme pertumbuhan ekonomi daerah. “Target investasi tahun 2025 adalah Rp2,7 triliun. Hingga bulan Juni, realisasi sudah menyentuh Rp2,3 triliun atau 86,61 persen,” ungkapnya, Rabu (1/10/2025).

Dari total realisasi investasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dengan catatan mencapai Rp2.109.240.926.785. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang sebesar Rp266.462.823.201.
Alinda Wati juga mengungkapkan rincian kontribusi sektor:
-
Sektor Tersier (Jasa): Menyumbang terbesar dengan kontribusi Rp1,8 triliun, didominasi oleh usaha hotel, restoran, transportasi, pergudangan, dan komunikasi.
-
Sektor Sekunder (Industri): Mencatat kontribusi Rp526,8 miliar, terutama dari industri makanan, industri kimia, dan farmasi.
-
Sektor Primer: Menyumbang Rp8,3 miliar, dengan subsektor perikanan dan pertambangan sebagai penyumbang utama.
Alinda membandingkan capaian tahun 2025 dengan tahun sebelumnya, di mana investasi di Bandar Lampung belum menunjukkan hasil positif. Realisasi investasi pada 2024 hanya mencapai Rp2 triliun, atau sebesar 63 persen dari target Rp3,2 triliun, yang sebagian disebabkan oleh dinamika politik.
Dengan capaian triwulan II tahun 2025 yang sudah mencapai 86,61 persen, Alinda optimistis. “Dengan capaian ini, kami optimistis target investasi tidak hanya tercapai, tetapi juga berpeluang untuk terlampaui hingga akhir tahun,” tandasnya, seraya menambahkan bahwa iklim investasi di kota ini semakin membaik.(*)











































