MATALENSAINDONESIA, Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyatakan kesiapannya untuk menggelar event Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-54 tingkat kota. Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung mulai 10 hingga 14 Oktober 2025 di Gedung Herman HN Pramuka, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat diwawancarai di Kelurahan Labuhan Ratu pada Kamis (9/10/2025), menegaskan bahwa persiapan acara telah rampung secara matang.
“Jadi untuk MTQ tahun 2025 ini besok akan kami laksanakan dan insya Allah telah siap semuanya,” kata Eva Dwiana. Ia menyebutkan bahwa kesiapan panitia telah mencapai 90 persen.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bandar Lampung, Jhoni Asman, menjelaskan bahwa MTQ kali ini akan diikuti oleh ratusan peserta yang mewakili 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung. Para kafilah ini merupakan peserta terbaik yang telah diseleksi melalui Kantor Urusan Agama (KUA) sebelum diverifikasi oleh Kementerian Agama.
MTQ tahun ini mengusung tema mulia: “Menciptakan Generasi Qurani yang Berintegritas, Berakhlak Mulia, dan Siap Mewujudkan Kota Bandar Lampung Gemilang di Masa Depan.”
MTQ ke-54 ini juga menjadi ajang bagi Kecamatan Rajabasa untuk mempertahankan gelar supremasi yang berhasil mereka raih sebagai juara umum pada MTQ ke-53 di Sukarame tahun lalu.
Jhoni Asman menambahkan bahwa pelaksanaan MTQ merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Bandar Lampung dalam membangun generasi Qurani yang berkarakter dan religius di tengah arus modernisasi.
Terdapat sembilan cabang lomba yang akan dipertandingkan, meliputi:
-
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
-
Musabaqah Tartil Quran (MTtQ)
-
Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ)
-
Musabaqah Syarhil Quran (MSQ)
-
Saritilawah atau Puitisasi Al-Quran
-
Lomba Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam (LCC PAI)
-
Lomba Adzan
-
Lomba Melukis Islami
-
Lomba Kaligrafi Islam
Pemkot Bandar Lampung berharap MTQ ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antar kecamatan.(*)











































