MATALENSAINDONESIA, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung sukses menggelar kegiatan manasik umrah bagi 530 calon jamaah program umrah gratis. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Semergou pada Senin, 13 Oktober, ini merupakan tahap akhir persiapan sebelum pemberangkatan menuju Tanah Suci.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata komitmen dan kepedulian Pemkot. Program ini diprioritaskan untuk tokoh agama, guru ngaji, marbot masjid, serta warga berprestasi yang selama ini telah mengabdikan diri bagi kemajuan umat dan kota.
“Anggaran yang dialokasikan dari APBD Perubahan ini sejatinya adalah uang rakyat yang kami kembalikan kepada rakyat dalam bentuk program yang mulia,” ujar Wali Kota Eva, menekankan aspek kerakyatan dari kebijakan tersebut.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bandar Lampung, Jhoni Asman, menjelaskan bahwa 530 jamaah akan dibagi menjadi dua kloter keberangkatan:
| Kloter | Jumlah Jamaah (Estimasi) | Jadwal Keberangkatan |
| I (Awal) | Sekitar 300 orang | 27 Oktober |
| II (Akhir) | Sekitar 200 orang | 3 November |

Jhoni menambahkan bahwa program ini rutin dijalankan, dengan target jangka panjang untuk memberangkatkan sekitar 1.200 jamaah hingga akhir tahun 2025.
Dalam sesi manasik, Wali Kota Eva Dwiana berpesan agar para calon jamaah memanfaatkan waktu dengan baik, sebab ibadah umrah adalah perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan sekadar wisata religi.
Tiga Pesan Utama:
-
Luruskan Niat: Menekankan pentingnya niat tulus dalam beribadah.
-
Jaga Kesehatan: Mengingat perjalanan jauh dan kondisi fisik selama ibadah.
-
Tunjukkan Akhlakul Karimah: Menjaga nama baik kota selama berada di Tanah Suci.
Di akhir sambutan, Wali Kota Eva juga menitipkan doa khusus bagi para jamaah: “Doakan agar kota kita senantiasa aman, damai, sejahtera, dan dalam lindungan Allah SWT. Doakan pula agar kami para pemimpin selalu amanah,” tutupnya. (*)











































